Tuesday, October 26, 2021

Siap Berbagi di PembaTIK Level 4

Pengumuman kelulusan peserta PembaTIK level 4 telah dirilis oleh Pusdatin Kemdikbud pada tanggal 22 oktober 2021 melalui akun simpaTIK masing-masing peserta. PembaTIK level 4 merupakan tahapan akhir dalam program pelatihan pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK Tahun 2021. Dikutip pada laman https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id//user/pembatik_2021 Pembatik level 4 merupakan tahapan berbagi TIK yang meliputi :

  • 30 Peserta terpilih dari tiap provinsi akan mengikuti level 4 yang dilaksanakan secara tatap maya.
  • Melakukan Inovasi pembelajaran dan berbagi pengetahuan
  • Peserta yang lulus mendapatkan sertifikat Level 4
  • Peserta terbaik di level 4 akan dikukuhkan sebagai Duta Rumah Belajar




Peserta terpilih akan melaksanakan berbagai program inovasi di bidang TIK, Membuat blog dan Vlog, Implementasi rumah belajar pada siswa serta melakukan sosialisasi pemanfaatan rumah belajar pada rekan sejawat. Pelaksanaan pembaTIK level 4
 akan berlangsung pada tanggal 22 Oktober s.d 11 november 2021. Hasil dari pelaksanaan pembaTIK level 4 akan memilih peserta terbaik yang akan dikukuhkan sebagai Duta rumah Belajar di masing-masing Provinsi seluruh Indonesia.


https://zefrinaie.blogspot.com/

26 Oktober 2021

Tuesday, May 4, 2021

Sosialisasi PembaTIK 2021


Diklat PembaTIK (Pembelajaran Berbasis TIK) 2021 merupakan ajang para guru se Indonesia untuk melaksanakan peningkatan kompetensi pembelajaran bidang TIK. Pada Tahun ini para DRB dan SRB Gorontalo melakukan sosialisasi secara virtual untuk mengajak guru-guru seprovinsi Gorontalo ikut dan mendaftar pada kegiatan tersebut. 

Kegiatan sosialisasi pembaTIK dilaksanakan oleh KKG Penggerak Kec. Hulontalangi pada hari jumat 23 April 2021 dan diisi oleh narasumber yang merupakan para DRB Gorontalo yakni Mamat Liputo, Ridwan Jabar, Feybi Tanipu dan Munawir Patilima. Jalannya acara sosialisasi dipandu oleh Zefrin yang merupakan SRB Gorontalo Tahun 2020.


Friday, April 16, 2021

Ayo Ikut Program Pembatik 2021

 Assalamualaikum Wr Wb

Salam Sejahtera Bapak Ibu Guru Hebat 

🙏🙏


Silahkan mendaftar pembaTIK gelombang 5-10 telah dibuka.

Berikut link pendaftarannya

(Gelombang 1-6 telah penuh koutanya)

🥰🙏


Gelombang 7

https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id//user/detail_pelatihan/5512



Gelombang 8

https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id//user/detail_pelatihan/5513


Gelombang 9

https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id//user/detail_pelatihan/5514


Gelombang 10

https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id//user/detail_pelatihan/5515


Dapatkan *_Sertifikat Nasional 32 JP_* dalam setiap levelnya


Ajak sebanyak mungkin Bapak Ibu Guru  dalam satuan Pendidikan  Bapak Ibu untuk mengikuti Bimtek PembaTIK🥰🥰🙏


Kegiatan ini telah dibuka langsung oleh Bapak Nadiem Makarim dan Bapak Iwan Syahril.


Jadi jangan lewatkan kesempatan ini Bapak Ibu🥰🙏


Salam semangat dari kami

DRB dan SRB Gorontalo




Thursday, October 22, 2020

Sosialisasi Rumah Belajar di SMP 9 Gorontalo

Semangat berbagi dan sharing pengalaman terkait pembelajaran berbasis TIK dengan memanfaatkan fitur rumah belajar harus terus dilakukan, kini giliran wilayah bagian timur Kota Gorontalo tepatnya di SMP 9 Gorontalo. Walau berada dibagian paling timur kota Gorontalo, SMP 9 Gorontalo tetap melaksanakan proses belajar jarak jauh dengan pendekatan daring.


Sebagian besar guru di sekolah ini menggunakan LMS Google Classroom, sehingga diawal sosialisasi terlihat raut wajah para guru yang tak ingin mengganti platfom pembelajaran yang mereka telah tekuni untuk digantikan. inilah tantangan dalam mensosialisasika rumah belajar, namun saya mencoba meyakinkan para guru bahwa platfom apapun yang digunakan semuanya sangat suport dengan fitur-fitur rumah belajar.

Inilah bagian dari inovasi mencoba mengembangkan dan mengintegrasikan dengan berbagai paltfom yang ada. Simulasipun saya lakukan bersama para guru di SMP 9 Gorontalo. Saya meminta contoh beberapa kelas yang dibuat oleh para guru kami mencoba memuat beberapa konten materi yang terdapat pada sumber belajar diinsert pada fitur materi yang terdapat pada google classroom, seketika wajah par guru berubah dan tersenyum. ohhh, ternyata boleh digabungkan ya Pak. pernyataan salah satu guru yang mengikuti sosialisasi.


Ruang sosialisasi mulai menjadi aktif para guru satu persatu mulai menambahkan konten-konten sumber belajar pada fitur google classroom yang mereka miliki, bahkan mereka mengintegrasikan laboratorium maya pada paltfom classroom yang mereka miliki. ujicoba-ujicoba lab maya dilakukan oleh para guru sambil berdiskusi bersama kami. Suasana sosialisasi menjadi lebih aktif, selain itu pra guru mulai mengeksplor berbagai fitur yang terdapat pada rumah belajar.

Beberapa perbincangan dan diskusi yang kami lakukan bersama para guru SMP 9 Gorontalo, muncullah beberapa saran dari peserta yang melakukan eksplorasi. Diantara saran-saran tersebut yakni perlunya penambahan soal-soal yang berorientasi HOTS dan beberapa mata pelajaran seperti Bahasa Inggris dan Agama perlu mendapat penambahan soal.



Respon para peserta mengikuti sosialisasi ini sangat baik, mereka terlibat langsung dalam eksplorasi fitur-fitur rumah belajar. Sayapun menyampaikan strategi pemanfaatan model pembelajaran discovery learning dengan memanfaatkan bebera fitur rumah belajar. pemilihan model dan langkah-langkah pembelajaran sistematis merupakan kunci dari terlaksana dan tercapainnya tujuan pembelajaran.

Melalui video vlog sosialisasi Kepala SMP 9 Gorontalo mendukung sharing pengalaman yang dilakukan oleh SRB Gorontalo. Beliau menyampaikan agenda agenda seperti ini akan membantu para guru untuk lebih terampil dan inovatif dalam menggunakan TIK kata Kepsek SMP 9 Gorontalo.

Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi ini terekam dalam video vlog dengan link di bawah ini;

https://youtu.be/D-uPd6BIc5U

Wednesday, October 21, 2020

Vlog PembaTIK Level 4.

Vlog pembaTIK Level 4 merupakan tugas akhir dari rangkaian kegiatan Pembelajaran Berbasis TIK yang digagas oleh Pusdatin Kemdikbud RI. Seluruh agenda sosialisasi dan inovasi pemanfaatan rumah belajar diulas pada vlog ini. Dalam inovasi pembelajaran menggunakan TIK pada vlog ini mengurai penggunaan model pembelajaran discovery learning yang diintegrasikan dengan portal rumah belajar.

Bagian awal vlog ini menginformasikan tentang fitur utama dn fitur pendukung rumah belajar yng dapat kita manfaatkan dalam proses belajar mengajar. Bagian kedua menjelaskan inovasi pembelajaran terkait model yang digunakan dan dapat kita integrasikan dengan beberapa fitur rumah belajar. Bagian akhirnya menjelaskan sosialisasi yang telah saya lakukan diberbagai satuan pendidikan baik melalui tatap muka langsung maupun melalui webinar yang dilaksanakan secara online.


Memanfaatkan TIK rumah belajar merupakan bagian dari solusi proses belajar mengajar yang monoton dan konvensional. Sudah saatnya TIKmelalui pemanfaatan rumah belajar menjadi bagian dari proses perubahan cara mengajar guru agar lebih produktif dan siswa belajar lebih asyik dan menyenangkan. Seluruh fitur dan konten pada rumah belajar telah melalui seleksi secara selektif sehingga telah sesuai dengan kurrikulum 2013 yang digunakan. 

Platfom rumah belajar telah disediakan oleh kemdikbud melalui Pusdatin, oleh karena itu mari sama-sama untuk terus menggunakan dan mengembangkan sarana dan fasilitas tersebut. Kebutuhan pendidikn di zaman modern seperti ini menuntut sikap adaptif dan kreatif para guru, untuk memajukan pendidikan Indonesia.

Semoga Vlog ini bermanfaat dan dapat memotivasi kita semua untuk terus berkarya dan berbagi untuk sesama.

Berikut link video vlog.

https://www.youtube.com/watch?v=5v-hjOzUAAE

Tuesday, October 20, 2020

Gogot Suharwoto, Ph.D Apresiasi Inovasi Klinik TIK Rumah Belajar Pada Webinar Kaledo

Webinar Kaledo 19 Oktober 2020 yang digagas oleh para DRB dan SRB menghadirkan Bapak Gogot Suharwoto, Ph,D sebagai narasumber utama pada kegiatan tersebut. Webinar Kaledo merupakan akronim dari kita lanjutkan lebih dekat dengan obrolan (KALEDO). Pada webinar ini dihadiri oleh DRB dan SRB Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Jawa Timur.


Topik pembahasan pada pertemuan ini terkait dengan pengalaman para DRB lintas provinsi dan Pengalaman Para SRB pada Pembatik Level 4. Selaku SRB Gorontalo Zefrin memberikan informasi kondisi umum para guru di wilayah kota Gorontalo dalam memanfaatkan TIK dalam pembelajaran. Obrolan tersebut mengurai pada permasalahan dan solusi yang dijadikan sebagai usaha dalam meningkatkan kapasitas dan keterampilan guru dalam memanfaatkan TIK.


Salah satu solusi alternatif yang disampaikan adalah kehadiran Klinik TIK Rumah Belajar yang diinisiasi Zefrin, Klinik TIK ini akan selalu hadir sebagai markas atau tempat nongkrong para guru dalam meningkatkan keterampilan TIK. di klinik ini guru akan diidentifikasi kebutuhannya apa, apa yang harus ditingkatkan sehingga setiap orang akan mendapatkan resep yang berbeda.


Penghujung obrolan dan diskusi Klinik TIK rumah belajar di apresiasi oleh PTP Pusdatin Kemdikbud Gogot Suharwoto, Ph.D. Beliau menyampaikan inovasi ini bagus terus dikembangkan, karena guru harus terus melakukan kebaruan dalam mengajar. 

Webinar Kaledo berlangsung dengan baik dan seluruh peserta mendapatkan berbagai pengalaman dan manfaat dari sharing informasi yang dilakukan.


Inovasi Klinik TIK Rumah Belajar di Gagas SRB Gorontalo

Klinik TIK Rumah Belajar, inilah inovasi yang saya gagas Tahun 2020 sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan pembelajaran berbasis TIK. Ide ini hadir sebagai respon terhadap kondisi nyata yang dialami oleh guru, dimana para guru membutuhkan wadah yang setiap harinya bisa dijadikan tempat untuk bertanya, berdiskusi, nongkrong tanpa harus menunggu agenda pelatihan atau workshop. Dalam hal peningkatan kapasitas dan skill para guru terkadang terjebak pada hal-hal yang sifatnya seremonial namun tidak menyentuh subtansi, misalnya pelatihan hanya untuk mengejar sertifikat, pelatihan hanya untuk angka kredit sehingga menghilangkan subtansi peningkatan kapasitas personal.

Seluruh kita bersepakat bahwa teknologi tidak dapat menggantikan peran guru di kelas, teori apapun itu tidak dapat membantah pernyataan itu, namun teknologi akan membuat dampak positif bagi guru dalam mengubah pola belajar yang lebih efektif dan efisien serta menarik dan menyenangkan. Harus ada gerakan bersama mengajak para guru untuk beralih dalam pembelajaran konvensional menuju pembelajaran yang lebih modern. Bukan karena hal gagah-gagahan namun lebih pada subtansi pembelajaran yang menarik dan memotivasi siswa dalam belajar

Klinik TIK Rumah Belajar akan membawa gerbong gerakan besar ini, dimana guru harus segera beradaptasi dengan kemajuan zaman. Klinik TIK RB akan mendiagnosa kebutuhan apa yang diperlukan oleh guru, sehingga pengobatannyapun tidak akan dilakukan secara universal namun lebih pada apa yang anda butuhkan terkait dengan kapasitas TIK Rumah Belajar.



Agenda-agenda di Klinik TIK Rumah Belajar menumbuhkan semangat baru bagi para guru untuk menjadikan TIK dan portal rumah belajar sebagai wadah menunjang proses pembelajaran. Guru tidak perlu menunggu harus ada workshop atau diklat namun Klinik TIK Rumah Belajar siap setiap harinya berbagi pengalaman dan keterampilan dalam memanfaatkan TIK.

Pertanyaan mendasar yakni lalu siapa para dokter dan tenaga medis pada klinik ini?, lantas bagaimana pelaksanaannya dilapangan?. Untuk menjawab hal tersebut sangatlah sederhana, karena sebelumnya saya telah merencanakan dan kalkulasi tentang hal tersebut tekah matang.

Para dokter dan tenaga medis pada klinik tersebut nantinya adalah para DRB dan SRB Gorontalo, merekalah tulang punggung yang akan menjadi penggerak-pengerak dalam membantu teman-teman guru menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan penggunaan TIK dalam pembelajaran. Kolaborasi, komunikasi, kreatifitas serta inovasi menjadi dasar utama dalam mengembangkan klinik TIK Rumah belajar.


Pelatihan akan lebih fokus terhadap kebutuhan guru sehingga pendekatannya lebih pada personal yang secara berkala terus akan dipantau kemajuan dan keberhasilan para guru yang telah mendapatkan coaching dari para pelatih.Sungguh tak terbayangkan dahulunya ruangan ini adalah gudang tempat menyimpan tenda dan berbagai keperluan pramuka, kini menjadi tempat para guru untuk saling kolaborasi, diskusi dan simulasi terkait dengan pemanfaatan TIK Rumah belajar. Semoga klinik rumah belajar menjadi tempat bagi para guru untuk meningkatkan keterampilan TIK dan Terus memanfaatkan Portal Rumah Belajar sebagi penunjang proses belajar mengajar.


Diakhir tulisan ini, saya mengucapkan beribu-ribu terimakasih pada Kepala SD Negeri 81 Sipatana yang telah mendukung memberi suport kepada saya dalam mengembangkan inovasi klinik TIK Rumah Belajar. Suntikan semangat itu kembali menggelora gagasan Klink TIK yang saya gagas akan segera mendapat bantuan dari Dinas Pendidikan Kota Gorontalo dengan diadakannya 20 Buah laptop yang akan dijadikan sebagai pemantik dalam pembelajaran berbasis TIK.

Saya berharap tulisan ini dapat memberi informasi dan memotivasi untuk kita semua, agar senantiasa berbagi dan berkreasi. Bergeraklah apa adanya bukan karena ada apanya. Salam sukses untuk kita semua.